SatuBerita.My.id / Jakarta Utara – Wakil Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Administrasi Jakarta Utara, Moch Dimyati, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kejaksaan Agung dalam menangani serta melanjutkan proses hukum tiga perkara dugaan tindak pidana korupsi yang tengah menjadi sorotan publik(11/7/2026) Apresiasi tersebut disampaikan menyusul pelimpahan tiga perkara oleh Polri setelah menetapkan dua tersangka, yaitu mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) FA dan pihak swasta berinisial DR. Ketiga perkara tersebut mencakup dugaan korupsi di sektor batu bara, PT ASABRI, dan PT Krakatau Steel. Dalam rangkaian penyidikan, aparat juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi strategis, termasuk sebuah money changer, Cafe de’Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan, serta sebuah rumah di Bogor, Jawa Barat. Sinergi Penegakan Hukum yang Profesional Menurut Moch Dimyati, sinergi antara Polri dan Kejaksaan Agung merupakan bentuk komitmen negara yang nyata dalam memberantas korupsi secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Ia menilai kolaborasi antar-lembaga penegak hukum ini penting untuk memastikan kasus-kasus besar dapat dituntaskan tanpa pandang bulu. “Masyarakat perlu memberikan dukungan penuh kepada Kepolisian dan Kejaksaan Agung agar proses penegakan hukum dapat berjalan secara objektif serta mampu mengungkap perkara ini secara terang benderang. Biarkan proses hukum berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan tanpa intervensi dari pihak mana pun,” ujar Moch Dimyati. Tegakkan Praduga Tak Bersalah dan Hindari Generalisasi Di sisi lain, Moch Dimyati juga mengingatkan pentingnya menjaga objektivitas publik dalam menyikapi kasus ini. Ia menekankan agar masyarakat tidak menggeneralisasi dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum tertentu sebagai cerminan integritas seluruh institusi penegak hukum. “Mari kita kedepankan asas praduga tak bersalah dan memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional. Dukungan masyarakat sangat penting agar upaya pemberantasan korupsi berjalan maksimal dan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia,” tegasnya. PCNU Jakarta Utara berharap, penanganan ketiga perkara korupsi ini dapat menjadi momentum pemulihan kepercayaan publik terhadap sistem keadilan di Indonesia, sekaligus memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana korupsi di masa mendatang. Tentang PCNU Jakarta Utara: Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Administrasi Jakarta Utara adalah organisasi kemasyarakatan Islam yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan di wilayah Jakarta Utara. Jurnalis Jaya Putra Post Views: 43 Navigasi pos Aula Simfonia Jakarta Gelar Konser Akbar Monas 2026: Harmoni Musik Klasik untuk Persatuan Bangsa dan Diplomasi Budaya Global Bersama Gubernur Pramono, Arjuna Azhar Jadi Teladan Siswa Berprestasi